Berita

Polbangtan Manokwari bersama PT. Medion Ajak Calon Petani Milenial Pahami Penyakit Viral Unggas

Manokwari – Kamis, 28 Januari 2021 – Perguruan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan) terus berbenah dalam menjawab tantangan Dunia Usaha Dunia Industri. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan, “Salah satu langkah mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern dengan membekali para generasi muda dengan kemapuan teknis dan manajerial bidang pertanian.”

Wujud nyata yang dijalankan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan khususnya di tengah pademi dengan menggelar kegiatan kuliah umum secara virtual. Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengharapkan seluruh Mahasiswa Perguruan Tinggi Vokasi Pertanian, baik Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) maupun Politeknik Enjenering Pertanian Indonesia (PEPI) menjadi petani milenial.

“Kaum milenial umumnya cerdas, semangat, inovatif, pantang menyerah sampai dengan sukses. Untuk mencapai itu semua pendidikan vokasi perlu terhubunng dengan industri-industri,” rinci Kepala BPPSDMP Kementan. Tujuannya agar lulusan mampu menjawab kebutuhan industri dan siap menjadi bagian dari industri pertanian.

Dua tahun berjalan, Polbangtan Manokwari telah melakukan kerjasama dengan Dunia Usaha Dunia Industri dalam mecetak petani milenial yang cerdas, semangat, inovatif, serta pantang menyerah. Menyikapi pandemi yang ada, Polbangtan Manokwari menggandeng Industri Farmasi Hewan asli Indonesia yang telah mendunia, PT. Medion dalam menyelenggarakan kuliah umum secara daring, pada Kamis (28/1).

Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes. dalam pembukaan yang bertempat di Agricultur Operation Room (AOR) Polbangtan Manokwari menyebutkan, “Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi insan pertanian di dunia industri pertanian khusunya bidang kesehatan ternak terutama untuk mahasiswa Polbangtan di seluruh wilayah Indonesia.”

Kuliah umum yang disampaikan oleh Dede Heri dengan menggangkat tema “Penyakit Viral, yang Sering Menyerang Unggas” diikuti lebih dari 450 peserta secara virtual. Lima (5) penyakit viral yang sering menyerang ternak unggas menjadi awal pembahasan Dede.

“Infection Bursal Disease (IBD) atau gumboro, Avian Influenza (AI), Newcastle Disease (ND), Infectious Bronchitis (IB), dan Inclusion Body Hepatitis (IBH) sederet penyakit yang viral pada ayam petelur dalam 3 tahun terakhir,” papar Regional Manager Medion. Dede pun mengajak untuk mencegah penyebaran penyakit dengan melakukan “biosecurity, biosecurity, biosecurity kemudian pemberian vaksin pada unggas.”

 

Kegiatan yang diselingi dengan games, membuat kuliah umum semakin “hidup”. Dengan adanya selingan tersebut, perbedaan waktu antara Waktu Indonesia Barat, Waktu Indonesia Tenggah, dan Waktu Indonesia Timur tidak membuat para peserta mengantuk. Sebanyak 27 pertanyaan nampak dalam “room chat”. Kolaborasi apik Polbangtan Manokwari dengan PT. Medion semoga terus berlanjut.

Dokter Hewan Purwanta berharap akan terjalin kerjasama kembali, baik untuk pelaksanaan Praktik Kerja Lapang (PKL) Mahasiswa maupun untuk peningkatan kapasitas Pendidik maupun Tenaga Kependidikan Polbangtan khususnya Polbangtan Manokwari. Selain itu, dengan adanya kegiatan kuliah umum ini, Dunia Industri juga mendapat gambaran kesiapan Mahasiswa untuk menjadi bagian di dalamnya.

Mulai tahun 2019, lulusan Polbangtan sudah terserap menjadi bagian dari PT Medion. Adanya kedekatan antara PT. Medion dengan Mahasiswa Polbangtan, membuat para mahasiswa “melek” akan keadaan yang ada di lapangan, lewat kuliah umum, Mahasiswa sudah mendapat bekal terkait penyakit-penyakit viral unggas. (Ian/Nsd)

Show More
Back to top button
Close