Berita

BEM Polbangtan Manokwari Peduli Majene, Kalimatan Selatan, Garut

AGRONET — Kementerian Pertanian turut berduka dengan adanya gempa di Majene, banjir di Kalimantan Selatan, tanah longsor di Garut. Musibah yang berimbas pada lahan pertanian produktif. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh insan pertanian untuk tundukkan kepala serta memanjatkan doa kepada para korban.

Menteri Pertanian pun menghimbau para petani di wilayah lain khususnya petani padi untuk mendaftarkan lahannya dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). “Kita tidak akan pernah tau kapan musibah akan datang. Perubahan iklim, cuaca ekstrim, bencana alam, ataupun serangan organisme penggangu tanaman, membuat pertanian bisa gagal panen. Agar terhindar dari kerugian para petani solusi terbaik dengan mendaftar dalam program AUTP.”

Sejalan dengan itu, aksi cepat tanggappun dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan dengan mendata luasan lahan yang terdampak musibah. Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi memastikan kebutuhan masyarakat yang menjadi korban bencana terfasilitasi kebutuhan sandang dan pangannya.

Merasa terpanggil memenuhi kebutuhan masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari melakukan Penggalangan Dana Peduli Majene, Kalimatan Selatan, Garut. Para mahasiswa perguruan tinggi vokasi Kementan ini melakukan penggalangan dana mulai tanggal 17 Januari hingga 23 Januari 2021 yang berlokasi di daerah Wosi dan Makalo, Manokwari, Papua Barat.

Ketua BEM Polbangtan Manokwari, Margono Adi Ningrat menyebutkan “Dana yang terkumpul akan disatukan dengan pengelanangan dana yang ada di Polbangtan dan juga PEPI. Untuk penyalurannya pun, kami tidak perlu datang ke Majene ataupun Garut, kami akan komunikasikan dengan rekan-rakan di Polbangtan Gowa ataupun Polbangtan Bogor.”

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polbangtan Manokwari, Carolina Diana Mual merespon positif kegiatan yang dilakukan para mahasiswa. Meski di tengah pandemi, Carolina memastikan mahasiswa mejalankan kegiatannya dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian generasi tani milenial untuk membantu sesama yang terdampak bencana baik di Majene, Kalimatan Selatan, maupun Garut. (269)

Show More
Back to top button
Close