Berita

Kementan Gencar Lakukan Pelayanan Kesehatan Ternak di Papua Barat

Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari gencar lakukan pelayanan kesehatan ternak terpadu sebagai penguatan Kostratani. Melalui kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten Manokwari, Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebuntingan hewan ternak sapi dan kerbau.

Berlangsung di Kampung Muara Prafi distrik Masni kegiatan dibantu dengan petugas insiminator kabupaten Manokwari. Puluhan ekor sapi yang mendapatkan pelayanan kesehatan dengan pemberian obat cacing, obat lalat, antibiotik hingga penyuntikan vitamin. Para peternakpun menyambut positif kegiatan aksi yang dilakukan oleh Polbangtan Manokwari.

Difasilitasi Balai Penyuluh Pertanian Masni Kegiatan ini merupakan wujud dari program unggulan Kementerian pertanian Sapi Kerbau Komoditas Andalan. Para peternak mendapatkan informasi penting tentang pemeliharan ternak agar mendapatkan sapi ataupun kerbau yang berkualitas.

Kepala UPPM O’eng Anwarudin menyampaikan kepada para peternak bahwa Kegiatan yang berapiliasi dengan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) bertujuan untuk meningkatkan kegiatan pertanian ditingkat kecamatan atau distrik. Serta menjadi program unggulan kementerian pertanian, program sikomandan dengan tujuan untuk melindungi sapi dan kerbau serta meningkatkan produktifitasnya.

“Jumlah permintaan terhadap daging sapi yang tinggi menjadikan populasi dan produktivitaspun harus terus bertambah.”ungkap O’eng

Hal tersebutpun pernah disampaikan oleh Kepala Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi nursyamsi untuk terus memperkuat peran Kostratani. Kostratani merupakan program yang dirancang  untuk menghidupkan kembali Balai Penyuluhan Pertanian dan juga mengoptimalkan peran BPP yang sudah aktif.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan berjalannya program Kostratani berdampak positif pada peningkatan capaian sikomandan Papua Barat. “Salah satu fokus Program Sikomandan adalah pada pelaksanaan inseminasi buatan (IB) massal.” Kata SYL

Untuk Pelaksanaan IB di kabupaten Manokwari belum berjalan sepenuhnya dikarenakan ketersedian cairan Nitrogen dan Hormon yang langkah akan tetapi dari kegiatan ini masyarakat diajarkan untuk mengetahui tanda-tanda birahi seekor sapi dan mengawinkan dengan pejantang yang unggul.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten Manokwari Nixon Karubaba mengharapkan kedepan dari kegiatan ini dapat meningkatkan populasi dan produktifitas.

“Kerja sama yang terjaling dengan Polbangtan Manokwari semoga terus berlanjut untuk terus bermitra sehingga terus bersama-sama untuk melayani masyarakat dalam rangka meningkatkan produktifitas hingga berdampak pada kesejahteraan peternak di kabupten Manokwari” kata Nixon

Show More
Back to top button
Close