Berita

Perkuat Sinergi dalam Membangun Pertanian, Polbangtan Kementan Usung Riset dengan Polinef

 

Perkuat kolaborasi Politeknik Negeri Fak-fak (Polinef) jadikan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari sebagai acuan dalam menciptakan generasi muda pertanian yang unggul di tanah Papua. Direktur Polinef Muhammad Subhan yang didamping Wakil direktur III Deisya Alhamid berkunjung ke Polbangtan Manokwari untuk membahas tindak lanjut dari Memorandum Of Understanding (MOU) yang telah ditanda tangani beberapa bulan yang lalu.

Maksud kedatangannya, Subhan berharap dapat mendapat gambaran langsung dari Polbangtan Manokwari sebagai kampus pertanian dibawah kementerian pertanian agar dapat mewujudkan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM).

“Jadi kami ingin mewujudkan beberapa aspek yang bisa kami lakukan di Polbangtan Manokwari seperti melakukan riset penelitian, kolaborasi Kurikulum MBKM, kunjungan dosen pada studi pengolahan hingga pada pertukaran pelajar atau magang mahasiswa untuk belajar pengolahan” kata Subhan

Wakil Direktur II Polbangtan Manokwari menyambut baik kedatangan Direktur Polinef. Hasil pertemuan, kedepan akan dirancang sebuah kolaborasi riset, Polbangtan Manokwari akan bergerak pada sisi pertanian dan Polinef akan bergerak pada bidang pasca panen.

Salah satu riset yang akan dikembangkan yaitu budidaya tanaman pala. Karena melihat kondisi tanaman pala jika musim panen akan berlebih tetapi jika bukan musimnya benar-benar tidak ada. Sehingga keduanya berinisiaf untuk mengkaji lebih dalam tentang tanaman pala agar ketersediaanya dapat terpenuhi.

Hal tersebutpun selaras dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, ia perna menjelaskan bahwa untuk mengembangkan pembangunan pertanian maka diperlukan SDM yang menguasai riset, sain, mekanisme dan hilirisasi yang baik.

Menurutnya sumber daya alam yang potensial adalah pertanian dan mampu menjadi sektor yang paling siap melanjutkan pembangunan Kedepannya

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menyampaikan bahwa Kerjasama yang terjalin dengan memanfaatkan segala fasilitas kampus, jaringan kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri, serta memanfaatkan program Kementan untuk mendukung merdeka belajar.

Latarus menjelaskan bahwa bahwa selama ini Polbangtan Manokwari telah merancang budidaya tanaman pala mulai dari pembibitan, penanaman hingga pada pasca panen. “Akan tetapi terhalang pandemi covid-19 sehingga belum bisa melakukan peratek secara langsung.” Kata Latarus

“Jadi mahasiswa yang berasal dari kabupaten Fak-fak melakukan pembelajaran mandiri budidaya tanaman pala di Dinas Pertanian Kabupaten Fak-fak. Karena bibitnya sendiri didatangkan dari sana” tambahnya.

Show More
Back to top button
Close
×

Kontak Kami

×