Berita

Potret Sebaran Populasi dan Produksi Sapi Perah (Ditulis Dalam Rangka Hari Susu Nusantara 1 Juni 2020)

Hari ini, saat tulisan ini disusun,  1 Juni 2020, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, masyarakat peternakan Indonesia merayakan Hari Susu Nusantara dan juga World Milk Day.(Hari Susu Se Duniia) “Mari kita minum susu segar, bukan susu bubuk,” demikian kampanye yang bergaung di Hari Susu Nusantara.

Tertarik dengan kampanye minum susu segar, saya mencoba membuka data penyebaran populasi sapi perah dan produksi susu sapi segar Nasional. Saya ambil data Ditjen PKH  dan saya bikin peringkat populasi dan produksi susu segar dari semua provinsi di Indonesia. Berikut ini rangkumannya.

Perkembangan populasi sapi perah dari tahun ke tahun masih tergolong lambat. Tahun 2015 tercatat populasi nasional 518 ribu ekor, tahun 2019 naik menjadi 561 ribu ekor , terjadi penambahan populasi sebanyak 42 ribu ekor atau kenaikan sebesar 8%.selama 5 tahun

Data menunjukkan, tidak semua provinsi di Indonesia memiliki sapi perah. Berdasarkan data BPS dan Ditjen PKH (2019), hanya ada 30 provinsi yang memiliki sapi perah dan hanya 24 provinsi yang menghasilkan susu sapi.  Tiga provinsi sangat mendominasi populasi sapi perah yaitu Jatim, Jateng dan Jabar dengan populasi di atas 100 ribu ekor. Provinsi lainnya populasinya  di bawah 5.000 ekor.  Bahkan ada yang populasi sapi perahnya di bawah 10 ekor. Sulawesi Tengah sempat tercatat memiliki 10 ekor sapi perah, namun tahun 2018-2019 sudah nol ekor. Tidak jelas apakah sapinya sudah diafkir atau bagaimana.

Dari total populasi 561 ribu ekor sapi perah (data tahun 2019), sebanyak 51% populasi (287 ribu ekor) berada di Jatim, 25 % (139 ribu ekor) berada di Jateng dan 22% (121 ribu) berada di Jabar . Ini artinya 97% populasi sapi perah berada di 3 provinsi tersebut. Sisanya yang 3 persen menyebar di 27 provinsi.

TABEL 1. PERINGKAT POPULASI SAPI PERAH 2015-2019 (EKOR)
No.
Provinsi
Populasi Sapi Perah menurut Provinsi (Ekor)
2015
2016
2017
2018
2019
1
JAWA TIMUR
255.947
265.002
273.881
295.809
287.482
2
JAWA TENGAH
134.670
137.334
138.560
154.202
139.111
3
JAWA BARAT
116.400
119.595
115.827
118.800
120.719
4
DI YOGYAKARTA
4.044
4.069
4.003
3.747
3.739
5
SUMATERA UTARA
1.078
1.409
1.948
2.565
3.042
6
DKI JAKARTA
2.433
2.411
1.897
2.023
2.090
7
SULAWESI SELATAN
1.515
1.529
1.696
1.763
1.833
8
LAMPUNG
461
455
420
463
816
9
SUMATERA BARAT
849
891
830
712
707
10
BENGKULU
189
127
244
302
394
11
KEP. BANGKA BELITUNG
161
193
223
277
303
12
KALIMANTAN SELATAN
228
221
218
227
139
13
KALIMANTAN TIMUR
79
97
107
110
115
14
KALIMANTAN BARAT
43
50
64
111
101
15
RIAU
140
132
92
84
85
16
SUMATERA SELATAN
124
127
112
68
74
17
SULAWESI UTARA
77
64
62
27
72
18
SULAWESI TENGGARA
12
19
35
47
53
19
BANTEN
20
42
51
60
46
20
ACEH
62
58
50
35
39
21
JAMBI
30
24
33
30
30
22
PAPUA
19
16
17
23
30
23
NUSA TENGGARA TIMUR
43
43
45
24
29
24
KEP. RIAU
7
7
8
7
6
25
GORONTALO
7
7
6
5
5
26
KALIMANTAN UTARA
1
1
2
1
1
30
SULAWESI TENGAH
10
10
10
0
0
INDONESIA
518.649
533.933
540.441
581.822
561.061
Sumber: Ditjen PKH , 2020 (diolah)
Dalam hal produksi susu, Jatim juga menjadi provinsi produsen susu sapi nomor satu Indonesia, disusul Jabar dan Jateng. Di sini terlihat perbedaan antara peringkat populasi dan produksi. Dalam peringkat populasi, Jateng berada di posisi kedua , namun dalam peringkat produksi, Jateng berada di posisi ketiga dikalahkan oleh Jabar. Dimungkinkan karena produktivitas sapi perah di Jabar lebih bagus dibanding Jateng.
TABEL 2. PERINGKAT PRODUKSI SUSU SAPI 2015-2019 (TON)
No.
Provinsi
Produksi Susu Segar menurut Provinsi (Ton)
2015
2016
2017
2018
2019
1
JAWA TIMUR
472.213
492.461
498.916
512.847
523.104
2
JAWA BARAT
249.947
302.559
310.461
319.004
351.885
3
JAWA TENGAH
95.513
99.997
99.607
100.998
100.799
4
DI YOGYAKARTA
6.187
6.226
6.125
4.059
5.721
5
DKI JAKARTA
4.769
4.726
5.418
5.098
5.267
6
SULAWESI SELATAN
2.727
2.752
3.053
3.173
3.299
7
SUMATERA UTARA
776
1.014
1.403
1.847
2.190
8
LAMPUNG
678
669
618
1.122
1.200
9
SUMATERA BARAT
1.299
1.363
1.270
1.089
1.082
10
BENGKULU
274
184
205
437
570
11
KEP. BANGKA BELITUNG
83
100
328
407
445
12
KALIMANTAN TIMUR
121
148
164
168
176
13
KALIMANTAN SELATAN
162
126
112
252
155
14
KALIMANTAN BARAT
35
43
62
96
115
15
RIAU
79
75
52
88
90
16
BANTEN
17
18
20
88
88
17
SULAWESI TENGGARA
18
28
51
69
78
18
SUMATERA SELATAN
124
127
112
68
74
19
ACEH
94
89
77
54
60
20
NUSA TENGGARA TIMUR
0
0
31
16
20
21
JAMBI
9
7
12
9
9
22
KEP. RIAU
0
0
12
10
9
23
SULAWESI UTARA
0
0
0
2
7
24
PAPUA
0
24
0
0
0
INDONESIA
835.125
912.735
928.108
951.004
996.442
Sumber : Ditjen PKH , 2020 (diolah)

Data sebaran produksi susu nasional tahun 2019 memperlihatkan bahwa provinsi Jatim berkontribusi sebesar 53% dari total produksi nasional (523 ribu ton), provinsi Jabar  35% (352 ribu ton), dan  Jateng 10% (101 ribu ton). Ini artinya  98% produksi susu nasional berada di 3 provinsi tersebut, sisanya yang 2% berada di 21 provinsi lainnya.

Melihat data di atas, tampaknya Hari Susu Nusantara yang disertai kampanye susu segar, masih menyisakan PR mengenai bagaimana melakukan distribusi susu segar agar benar-benar masyarakat seluruh nusantara bisa menikmati susu segar. Jangan sampai ada masyarakat melihat kampanye susu segar, tapi kemudian kesulitan mendapatkan susu segar.

Selamat Hari Susu Nusantara.

*)Penulis adalah Penasehat ISPI DKI, bekerja di Majalah Infovet, alumni Fakultas Peternakan Unsoed

Sumber berita: https://pb-ispi.org/ispi-566971598-Potret-Sebaran-Populasi-dan-Produksi–Sapi-Perah-Ditulis-Dalam-Rangka-Hari-Susu-Nusantara-1-Juni-2020.html

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close