Berita

Produktif di Rumah dengan Hidroponik

21 Maret 2020 – Manokwari – Instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah. “Saatnya Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah, Ibadah di Rumah,” sebut Jokowi sebagai langkah strategis memerangi corona virus, pada Minggu (15/3).

Lantas, apakah setiap orang akan betah berlama-lama berada di depan komputer untuk melakukan pekerjaannya? Mungkinkah mereka mengalami kejenuhan? Apakah produktifitas kerja tetap maksimal?

Apapun pro kontra yang ada dengan adanya instruksi tersebut, masyarakat tetap diwajibkan bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah dari rumah. Jika kejenuhan melanda kenapa tidak untuk berhidroponik.

Hidroponik memang bukan lagi hal baru. Dosen Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Dr. Latarus Fangohoi menyebutkan, “Sistem hidroponik ini menanam dengan media air atau nutrisi bagi tanaman.”

Berbeda dengan tanaman biasa yang menggunakan pupuk, pemenuhan unsur hara dalam hidroponik dengan mencairkan bahan organik. “Tanpa pestisida, nggak perlu main tanah, hemat air, nggak perlu cangkul-cangkul, nggak perlu siram-siram, hemat tenaga, tinggal tanam, dan bersih,” rinci Margono Adiningrat, salah seorang Mahasiswa Polbangtan Manokwari yang menekuni hidroponik.

Meski saat ini proses belajar mengajar dilakukan secara online, sesuai Surat Edaran Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes. sebagai tindak lanjut dari Surat Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan perihal pencegahan penyabaran corona virus disease 2019 (Covid-19), budidaya sayuran dengan metode hidroponik masih tetap berjalan.

Hidroponik Lestari Mandiri (HISTI) yang merupakan salah satu bagaian dari Program Kementerian Pertanian dalam Penumbuhkan wirausaha muda pertanian (PWMP) menjadi percontohan para mahasiswa Polbangtan Manokwari untuk melakukan usaha yang sama.

Pendokumentasian proses budidaya dengan vidio, awalnya sebatas untuk bahan praktikum Matakuliah Media Penyuluhan. Namun, dengan cepat berkembangnya covid-19, vidio yang telah diunggah tersebut menjadi bahan pembelajaran online mata kuliah lain dan juga sebagai acuan masyarakat umum untuk memulai berhidroponik.

Meskipun berada di rumah, masyarakat dapat tetap produktif dengan menanam sledri, sawi, kaylan, cabe, tomat dengan cara hidroponik. Hasil yang didapat pun bersih dan sehat.  “Kunci berhidroponik itu sabar, konsisten dan harus telaten,’ kata Pakar Hidroponik, Tri Mulyani atau yang biasa disapa Anni.

Semula Ani pun bukan lah seorang petani, masa kecilnya jauh dari kebun dan sawah. Kepekaan Lulusan alumnus ITB, Bandung, Jurusan Meteorologi dan Geofisika yang mengantarkan pada hidroponik, dan tetap produktif di rumah dengan hidroponik. (269)

Sumber : https://www.agronet.co.id/detail/indeks/info-agro/4862-Produktif-di-Rumah-dengan-Hidroponik

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close