Berita

Cegah Covid-19 Generasi Tani Milenial Polbangtan Manokwari Manfaatkan Hand Tractor dalam Mengola Tanah

3 April 2020 – Manokwari – Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (BPPSDMP Kementan), Prof. Dedi Nursyamsi menyebutkan, “Pertanian harus tetap berjalan, petani itu sehat selalu berada di lahan terkena sinar matahari.”

Tidak hanya tenaga medis yang berjasa menangani wabah Covid-19. Petani juga berperan penting dalam menjaga ketersidian bahan pangan, tentunya dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

Dalam mengolah tanah, agar efisiensi dan efektivitas dari segi waktu, biaya, serta tenaga petani mulai menggunakan hand tractor. Alat ini juga menjadi solusi pertanian dalam mencegah covid-19. Pengolahan tanah dapat dilakukan oleh satu orang dan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Sehingga tidak perlu banyak orang yang berkumpul di lahan.

Dari sisi pendidikan Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes menyebutkan bahwa sebagai lembaga pendidikan vokasi pertanian sudah menjadi kewajiban kami untuk menyiapkan generasi tani milenial yang mampu menggunakan mesin pertanian dalam mengelola lahan pertanian seperti hand tractor ini.

Lahan yang kini telah dipetakkan untuk budidaya sawi hijau, satu hari sebelumnya pada Kamis pagi (2/4) oleh Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari dengan menggunakan hand tractor tanah yang ada telah diolah.

Mereka yang ada dilingkungan kampus adalah mahasiswa yang tidak bisa pulang ke kampung halaman dikarenan tidak ada akses penerbangan maupun kapal, dengan sigap mengolah tanah di lahan sekitar Polbangtan Manokwari.

Tenaga Pengajar Bidang Pertanian, Immanuel Womsiwor, S.ST., M.I.Kom memfasilitasi mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan dengan menyediakan sarana dan prasarana budidaya sayur mayur. Manu, begitu iya kerap disapa juga mengelompokkan mahasiswa agar dapat bekerja dengan optimal.

Nama dari kelompok pertama yakni Pastor. Ketua Jurusan Penyuluhan Pertanian, Y. Yan Makabori, S.P., M.Si. menyebutkan, “Mahasiswa andalan yang ada sini dari jaman masih sekolah tinggi banyak yang berasal dari toraja, nama Pastor memang sudah ada dari dulu, Pasukan Toraja lengkapnya.”

Setelah adanya Kelompok Pastor, menginsipirasi rekan lain untuk ikut bercocok tanam. Kelompok yang baru dibentuk belum memiliki nama, asal daerah masing-masing anggota pun beragam, namun semangat mereka juga tidak kalah dengan Kelompok Pastor untuk menjalankan budidaya pertanian. Pertanian tidak berhenti meski wabah covid-19 melanda.

Sumber : https://beritatani.com/cegah-covid-19-generasi-tani-milenial-polbangtan-manokwari-manfaatkan-hand-tractor-dalam-mengola-tanah

Show More
Back to top button
Close