Berita

Kepala BPPSDMP Kementan : SDM Pertanian Sokong 50% Peningkatan Produktivitas Pertanian

16 Juli 2020, MANOKWARI – Salah satu upaya mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian yang digaungkan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yakni perceptan regenerasi petani. “Regenerasi dan peningkatan Penguatan pendidikan pertanian, utamanya pendidikan vokasi menjadi kata kunci untuk pengembangan SDM ke depan,” sebut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (BPPSDMP Kementan), Dedi Nursyamsi.

Melalui Zoom Meeting pada Kamis (16/7) dengan mengusung tema “Penguatan Proses Pembelajaran Pendidikan Vokasi Pertanian”, Dedi menjelaskan terdapat tiga faktor pengungkit produktivitas pertanian.  Pertama, Inovasi teknologi dan sarana prasarana pertanian, kebijakan peraturan perundangan termasuk kearifan lokal, serta SDM Pertanian.

Poin ketiga, SDM Pertanian menyokong 50 persen peningktan produktifitas pertanian, sisanya masing-masing berimbang menyumbangkan 25 persen.  Sejalan dengan apa yang disebutkan Kepala BPPSDMP Kementan, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mindo Sianipar menyikapi peningkatan produktivitas pertanian tidak sebatas “bagi-bagi tanah” namun harus masuk dalam penguatan SDM.

“Kerja sama antar Perguruan Tinggi dirasa penting untuk menumbuhkan pemahaman teori dan juga lapangan dalam menyusun kurikulum,” kata Mindo.  Sekolah Lapangan atau wadah tempat petani bertemu juga dibutuhkan untuk sebagai bentuk pengaplikasian teori, memotivasi petani serta mengkonsolitasikan petani untuk tujuan bersama.

Narasumber selanjutnya, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir berbagi pengalaman tentang pertanian di negara sakura yang pernah ia kunjungi. “Anak pertama mewarisi lahan pertanian keluarga, yang dibagi bukan tanahnya tapi keuntungan dari hasil pertanian,” ujarnya. Jika di Indonesia hal ini juga dapat diterapkan, serta generasi muda tidak lagi merasa malu untuk menjadi petani, peningkatan produktivitas pertanian menjadi sebuah keniscayaan.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementan Bidang Pendidikan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) turut memegang andil dalam peningkatan prodikutivitas tersebut. “Polbangtan Manokwari siap mencetak SDM pertanian yang profesional, berdaya saing, dan wirausaha mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern demi mendukung produktivitas pertanian nasional,” sebut Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta. Berbagai kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri telah dilakukan dalam mencetak lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja serta mendukung lulusan agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian. (269)

Berita ini dirilis juga di: https://www.agronet.co.id/detail/indeks/info-agro/5462-Kepala-BPPSDMP-Kementan-SDM-Pertanian-Sokong-50-Persen-Peningkatan-Produktivitas-Pertanian

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close