Back
HomeBeritaBekali Penguatan Mental dan Disiplin, Polbangtan Kementan Gembleng Mahasiswa Calon SDM Perkebunan

Bekali Penguatan Mental dan Disiplin, Polbangtan Kementan Gembleng Mahasiswa Calon SDM Perkebunan

Share:

MANOKWARI – Sebanyak 28 calon mahasiswa baru Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun Akademik 2026/2027 mengikuti Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin Kebun (Bintalfisdisbun), senin (28/09/26)

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari persiapan mahasiswa Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan minat Kelapa Sawit sebelum memasuki proses pendidikan. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 28 september hingga 04 oktober 2026 dengan berkolaborasi bersama Kodam XVIII/Kasuari.

Program ini diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kesiapan fisik, tetapi juga membangun mental, kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, etika kerja, serta wawasan kebangsaan calon mahasiswa.

Upaya tersebut sejalan dengan perhatian Kementerian Pertanian terhadap penguatan sumber daya manusia dan regenerasi pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, SDM menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan pertanian nasional.

Amran menyebut lulusan pendidikan vokasi pertanian dipersiapkan agar siap bekerja dan berkontribusi dalam pembangunan pertanian. Ia juga menekankan lulusan vokasi harus mampu menjadi pemecah masalah sekaligus penggerak pertanian modern.

Amran juga menaruh perhatian pada pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan tinggi perlu diiringi proses pembentukan karakter dan pengalaman lapangan dengan fondasi kejujuran, disiplin, kerja keras, serta integritas.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, mengatakan pendidikan vokasi pertanian diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kepemimpinan, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi pertanian.

Idha menegaskan Polbangtan dan PEPI dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata sektor pertanian. Lulusannya dipersiapkan tidak sebatas sebagai pencari kerja, tetapi juga menjadi pelaku utama, agripreneur muda, serta agen perubahan yang membawa inovasi dan teknologi ke lapangan.

Bagi pendidikan vokasi, kemampuan teknis perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Muhammad Amin menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga memiliki karakter kuat.

“Kami berharap Polbangtan tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga membangun karakter yang kuat. Dengan karakter yang baik, mereka akan memiliki semangat untuk terus berkarya dan mengawal pembangunan pertanian Indonesia,” ujar Muhammad Amin.

Sementara itu, Pembina Upacara Bintalfisdisbun, Letkol Cpl Eko Soeliyanto, menegaskan pembinaan mental, fisik, dan disiplin tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan pembentukan kemampuan fisik.

“Pembinaan mental, fisik dan disiplin kebun ini hendaknya tidak dipandang hanya sebagai kegiatan pembentukan fisik semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan proses pembentukan karakter,” kata Eko.

Menurutnya, mahasiswa bidang perkebunan membutuhkan mental yang kuat, fisik tangguh, disiplin tinggi, integritas, tanggung jawab, serta karakter yang siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pembangunan perkebunan nasional.

Ia mengatakan mental yang kuat akan membuat mahasiswa tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Sementara kondisi fisik yang tangguh diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pekerjaan di lapangan.

“Disiplin yang tinggi akan membentuk kebiasaan bekerja secara tepat waktu, tertib, konsisten dan bertanggung jawab, sedangkan integritas akan menjadi landasan agar saudara senantiasa bekerja dengan jujur, profesional dan dapat dipercaya,” ujarnya.

Eko berharap setelah mengikuti pembinaan, para calon mahasiswa tidak hanya berkembang dari sisi pengetahuan akademik, tetapi juga dipersiapkan menjadi calon tenaga profesional perkebunan yang berkarakter kuat dan memiliki etos kerja tinggi.

“Saya berharap setelah mengikuti kegiatan ini, saudara-saudara tidak hanya menjadi mahasiswa yang memiliki pengetahuan, tetapi juga menjadi calon tenaga profesional perkebunan yang memiliki karakter kuat, etos kerja tinggi dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Eko turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polbangtan Manokwari atas kepercayaan dan kerja sama dengan Kodam XVIII/Kasuari dalam pembinaan calon mahasiswa.

Ia berharap sinergi tersebut terus ditingkatkan untuk membangun SDM Papua Barat dan Indonesia yang unggul, tangguh, profesional, serta berkarakter.

Polbangtan Manokwari merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Pertanian yang turut menjalankan program Beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit. Melalui pendidikan vokasi dan pembinaan yang terintegrasi, mahasiswa dipersiapkan memiliki kompetensi teknis sekaligus kesiapan mental menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri perkebunan.

Lainnya

Open chat
Scan the code
Humas Polbangtan Manokwari
Hallo, ada yang bisa kami bantu?