*Merauke, Papua Selatan* – Kegiatan Panen Perdana Padi pada lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan pola *PM-AAS* dilaksanakan di Kampung Waninggap Kay, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata keberhasilan pelaksanaan program pengembangan pertanian melalui optimalisasi lahan dan penguatan kelembagaan petani di wilayah Papua Selatan.
Panen perdana tersebut dilaksanakan oleh Brigade Pangan *Noketi Nanggo – CSR 2025* pada lahan seluas *4,5 hektare, dengan capaian produktivitas sekitar **6 ton per hektare*. Hasil ini menunjukkan potensi pengembangan usaha tani padi di Kampung Waninggap Kay sekaligus menjadi indikator positif dari pelaksanaan program CSR dengan pola PM-AAS.
Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan sektor pertanian, di antaranya Kepala BRMP Papua Selatan, Direktur Polbangtan Manokwari, Kepala BBPP Lembang, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH-BUN) Kabupaten Merauke, penyuluh pertanian Distrik Semangga, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Waninggap Kay, serta anggota Brigade Pangan CSR Distrik Semangga.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut merupakan bentuk dukungan dan sinergi lintas kelembagaan dalam mendorong keberhasilan program pembangunan pertanian, khususnya dalam meningkatkan produksi pangan, memperkuat kapasitas petani, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.
Keberhasilan panen perdana ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Brigade Pangan dan kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas serta mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan. Selain itu, capaian tersebut menjadi bukti penting bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan dan pelatihan pertanian, penyuluh, serta kelembagaan petani memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan program Cetak Sawah Rakyat dengan pola PM-AAS tidak hanya menghasilkan peningkatan produksi padi, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya kelembagaan Brigade Pangan yang profesional, produktif, dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Merauke sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan pangan nasional.



